Silakan Melihat Daftar Isi di Bagian Paling Bawah Blog Untuk Melihat Daftar Artikel Lengkap

Saturday, 12 January 2013

Pada hakikatnya cahaya merupakan gelombang elektromagnetik yang merambat dengan kecepatan.Panjang gelombang dan frekuensi akan menentukan warna cahaya.Sebagai gelombang, cahaya juga dapat melentur (berdifraksi), sertaperistiwa interfrensi merupakan hasil dari cahaya yang berdifraksi.Difraksi adalah penyebaran atau pembelokan gelombang pada saat gelombangini melintas melalui bukaan atau mengelilingi ujung penghalang. Gelombangterdifraksi selanjutnya berinterferensi satu sama lain sehingga menghasilkandaerah penguatan dan pelemahan. Difraksi juga berlangsung pada aliranpartikel.Dengan kata lain, Difraksi adalah peristiwa dimana berkas cahayaakan dilenturkan pada saat melewati celah sempit. Difraksi jugamenggambarkan suatu deviasi dari cahaya dengan pola lurus ketika melewatilubang lensa atau disekeliling benda. Menurut Huygens bahwa setiap bagiancelah akan menjadi suatu sumber gelombang (cahaya) biru.


Dalam makalah ini yang akan dibahas adalah difraksi Fresnel dan Fraunhofer dimana difraksi Fraunhofer memiliki ciri khas yaitu bahwa sinar-sinar yang datang sejajar dan pola difraksi diamati pada jarak yang cukup jauh sehingga secara efektif yang diterima adalah sinar-sinar terdifraksi yang sejajar. Inilah yang membedakan difraksi Fraunhofer dan difraksi Fresnel.

Celah sempit tersebut disebut dengan kisi difraksi. Kisi difraksi adalahkepingan kaca yang digores sejajar dan berjumlah sangat banyak dan memilikijarak yang sama (biasanya dalam ordo 1000 per mm). Cahaya terdifraksi,setelah diteruskan melalui kaca atau dipantulkan oleh spekulum,menghasilkan cahaya maksimum padaθ = 0° dan berkurang sampaiminimum (intensitas = nol) pada sudutθ .Untuk melewati pola difraksi cahaya, cahaya dilewatkan melalui suatucelah tunggal dan mengamati cahaya yang diteruskan oleh celah pada suatufilm. Difraksi pada celah tunggal akan menghasilkan pola garis terang dangelap pada layar. Celah tunggal dapat dianggap terdiri atas beberapa celahsempit yang dibatasi titik-titik dan setiap celah itu merupakan sumber cahayasehingga satu sama lainnya dapat berinterferensi.Kemudian difraksi cahaya terjadi pula pada cahaya yang melalui banyak celah sempit, dengan jarak celah sama. Celah sempit yang demikian disebt dengan kisi difraksi. Semakin banyak celah, semakin tajam pola difraksi yang dihasilkan pada layar. Gejala difraksi pertama kali diungkapkan oleh Francesco Grimaldi (1618-1663), dan dijelaskan dengan tepat oleh Agustian Fresnel (1788-1827), sehingga dikenal dengan difraksi Fresnel. Percobaan Fresnel disederhanakan oleh Fraunhofer sehingga dikenal dengan difraksi Fraunhofer. Tanpa kita sadari dalam kehidupan sehari-hari terdapat alat yang berprinsip pada difraksi Fraunhofer.
makalah lengkap dapat didownload disini >>
Petunjuk download di scribd klik disini >>

0 komentar:

Post a Comment

Silakan tinggalkan komentar untuk kemajuan blog ini

 
Copyright 2009 MEDIA FUNI@